
***dari berbagai sumber
reff : http://yokimirantiyo.blogspot.com/2013/04/cara-membuat-hati-dan-pikiran-tenang.html
Sekumpulan informasi yang sekiranya bermanfaat bagi kita untuk sehari-hari.




![]() |
| Hadiah/present |
Dengarkan keluhan apa yang sering dia utarakan ketika sedang mengerjakan sesuatu. Misalnya ketika membutuhkan barang itu untuk bekerja atau beraktivitas, ia sering memimjam kepada temannya. Contohnya kalkulator. Dia sering menggunakan kalkulator untuk bekerja, tapi belum bisa membelinya. Anda bisa membelikannya kalkulator yang kualitasnya baik tapi harganya tidak memeras kantong.
Lihat gelagat, tindakan atau pekerjaan dia sehari-hari. Kira-kira barang apa yang bisa kita belikan untuknya agar ia terbantu dengan apa yang kita belikan. Misalnya jepit atau ikat rambut. Anda melihat ketika bekerja, pasangan sering merapikan rambutnya karena tergerai. Nah, jepit atau ikat rambut ini bisa menjadi kado pas bagi pasangan anda.
Perhatikan barang-barang pribadinya. Jika anda melihat ada barang pribadi milik pasangan yang rusak, tapi ia belum sempat membelinya, anda bisa membelikan barang itu untuknya dan ia pun pasti akan senang. Misalnya sepatu untuk kerja atau kuliahnya sudah mulai rusak, anda bisa membelikan sepatu yang pas dengan pasangan.Unsur pemberian hadiah yang harus diperhatikan adalah "kejutan atau surprise". Jangan biarkan dia tahu bahwa kita akan membelikan sesuatu untuknya. Dan ketika pas dihari "H", berikan hadiah tersebut dan saya yakin diapun akan terharu dengan apa yang anda berikan.
Judul diatas tidak mustahil untuk dilakukan. Tetapi bagi penulis pemula, agar bisa menulis buku yang baik, tidak dianjurkan untuk berbuat demikian sebab bisa menyebabkan putus asa karena bingung milih yang mana. Memang ada penulis buku yang mampu melakukan itu, mereka adalah penulis yang sudah mahir dan sudah melahirkan beberapa buah buku.
Penulis buku yang baru menekuni bidang ini dianjurkan menyelesaikan satu buku dulu. Bila buku itu sudah selesai, barulah memulai menulis buku baru. Ini untuk menghindari proses penulisan tumpang tindih. Dan itulah metode menulis buku YANG BAIK DAN BENAR.
Jangan terlalu rakus untuk menyiapkan tiga buku sekaligus dalam tiga bulan jika belum mahir dan cukup ilmu. Mereka yang menargetkan menulis tiga buku tiga bulan itu, sudah menyiapkan jadwal sejak lama.
Mereka yang telah mahir menulis buku itu melakukan ini:
Mereka menulis buku B setelah buku A selesai 70 persen. Lalu pengarang yang mahir itu mulai menulis buku C setelah buku B 50 persen selesai. Bila buku A selesai 100 persen, buku B sudah selesai 70 persen maka buku C sudah selesai 50 persen. Ketika buku B selesai 100 persen, buku C sudah selesai 70 persen.
Menulis tiga buku sekaligus ini dilakukan bila seorang pengarang merasa jemu atau tidak punya ide menulis buku A. Lalu dia beralih ke buku B. Begitulah seterusnya, jika tidak punya ide lagi menulis buku B, lalu pengarang beralih menulis buku C.
Ada baik dan buruknya menulis tiga buku tiga bulan sekaligus. Baiknya, waktu yang seharusnya digunakan untuk menyiapkan satu buku, menjadi tiga buah buku.
Buruknya, ada kemungkinan tidak konsentrasi. Pengarang tidak dapat menumpukan sepenuh perhatian kepada tiga buku kerana terpaksa mengerahkan tenaga dan pikiran untuk tiga buku sekaligus dalam waktu singkat.
Menulis tiga buku dalam tiga bulan ibarat seorang kesatria yang menggunakan tiga pedang untuk melawan seorang musuh. Manakah yang lebih mudah: melawan seorang musuh dengan tiga pedang sekaligus atau satu pedang saja?
Menggunakan satu pedang lebih mudah daripada menggunakan tiga pedang kerana kita hanya ada dua tangan, bagaimana bisa memegang tiga pedang sekaligus?
Mungkin ada yang berkata, bagaimana jika pedang pertama patah dan atau terpelanting dari tangan? Bukankah ada pedang kedua sebagai gantinya? Jika pedang kedua terpelanting, masih ada peluang dengan pedang ketiga.
Bagaimanapun caranya tidaklah salah jika diterapkan. Tergantung kepada kebijaksanaan masing-maisng penulis menggunakan kemampuan untuk sukses. Dan juga tidak ada yang melarang. Itu adalah hak kita masing-masing. Silakan saja menulis tiga buku dalam tiga bulan asal diukur saja kemampuannya. Namun bagi penulis pemula ada baiknya anda menulis satu buku tiga bulan.
Baca Juga Artikel Ini: Metode Menulis 2JT