Wednesday, December 14, 2016

Boy Sadikin Dipanggil Megawati Terkait Pengunduran Dirinya

Boy Sadikin Dipanggil Megawati Terkait Pengunduran Dirinya

http://sakuratoto2.com/home/register/65873687040

BERITAHANGAT5 - Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri akan memanggil Boy Sadikin terkait pengunduran dirinya. Boy melayangkan surat pengunduran diri ke PDIP pada Rabu 21 September 2016 malam.

"Ini yang kedua dilakukan prosedur yang sama. Dipanggil ibu, suruh jelasin kenapa? Jadi tidak langsung otomatis keluar," kata Politikus PDIP Eva Kusuma Sundari ketika dihubungi di Jakarta, Kamis (22/9/2016).

Anggota Komisi XI DPR ini berujar, pengunduran diri Boy Sadikin bukanlah yang pertama kali. Boy, kata Eva pernah mengundurkan diri sebagai Ketua DPD PDIP DKI Jakarta. Ketika itu Megawati juga memanggilnya secara khusus.

"Iya disuruh jelasin piye, piye? (kenapa keluar)," ujar Eva.

Eva pun membenarkan jika pengunduran diri Boy karena kekecewaannya pada PDIP yang tetap mengusung Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok sebagai gubernur DKI Jakarta.

"Dia (Boy Sadikin) enggak mau Ahok, saklek," tandas Eva.

Saat pengunduran diri, Boy mengakui akan bergabung dengan Partai Gerindra untuk memenangkan Sandiaga Uno di Pilkada DKI 2017.

"Soal itu, Pak Sandi pernah bilang mau dijadiin ketua tim pemenangan. Tapi jadi anggota saja saya seneng. Tapi saya tegaskan, ini parpol yang melawan Ahok, ini kompak. Jadi lepaskan ego dan bersatu," ungkap Boy.

Boy menegaskan, dia tak mau menjadi ketua tim pemenangan Sandiaga Uno jika tak disetujui oleh partai lainnya.

"Jadi saya kalau jadi ketua tim itu harus juga disetujuin seluruh parpol, baru saya terima. Membantu itu kan bisa lewat luar tim, enggak perlu di dalam tim juga," ujar Boy.


Politikus Partai Nasdem Taufikulhadi meminta PDIP tidak merusak komunikasi politik yang telah dibangun oleh tiga partai pendukung Ahok terlebih dahulu. ? Ketiga partai tersebut yakni Nasdem, Hanura dan Golkar.

Pernyataan Taufikulhadi ini terkait keinginan PDIP mengambil alih posisi Ketua Tim Pemenangan Ahok di Pilkada DKI Jakarta 2017, yang saat ini dipimpin oleh politikus Golkar Nusron Wahid.

"Kalau PDIP ingin masuk, jangan rusak komunikasi yang sebelumnya sudah terbangun," kata Taufikulhadi di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (22/9/2016).

Jika PDIP ingin mengambil alih Ketua Pemenangan Ahok, Anggota Komisi III DPR ini meminta agar dibicarakan terlebih dahulu oleh seluruh parpol pendukung Ahok.

"Semua bisa dibicarakan. Siapapun yang pimpin tim ini tidak masalah asal dia mampu jaga komunikasi dengan baik. Komunikasi mungkin sedang terjadi sekarang," ucap Taufikulhadi.

Menurut dia, yang paling penting adalah seluruh partai politik pendukung Ahok dapat memenangkan mantan Bupati Belitung Timur itu dan Djarot.

"Kita bekerja bersama partai pendukung. Kalau kerja sama dituntut membuat tim yang solid bisa ajak kebersamaan. Siapapun kalau boleh memiliki cara berpikir itu. Kalau bentuk tim tapi tidak punya kemampuan membawa soliditas dan bersama tim itu akan sulit," tandas Taufikulhadi.

Sumber: www.beritahangat5.com

reff : http://www.beritahangat5.com/2016/09/boy-sadikin-dipanggil-megawati-terkait.html


Related video : Boy Sadikin Dipanggil Megawati Terkait Pengunduran Dirinya


Sanksi Berat untuk Ruhut Sitompul Dijatuhkan Partai Demokrat

Sanksi Berat untuk Ruhut Sitompul Dijatuhkan Partai Demokrat

http://sakuratoto2.com/home/register/65873687040

BERITAHANGAT5 - Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Agus Hermanto mengatakan, Komisi Pengawas (Komwas) partainya telah memberikan sanksi berat kepada Ruhut Sitompul lantaran dua kali mangkir dalam pemanggilan.

"Komwas berproses, akhirnya diputuskan bahwa Komwas memutuskan Pak Ruhut dikenakan sanksi berat," kata Agus di Gedung DPR, Senayan, Jakarta.

Namun, dia belum memastikan sanksi berat untuk Ruhut dari Komwas Demokrat, apakah itu berupa pemecatan sebagai kader Partai Demokrat atau yang lain.

"Kalau sanksi yang berat itu bisa pemecatan, penarikan dari anggota DPR, dan lain sebagainya. Pastinya beda dengan sanksi ringan kemarin yang hanya pencopotan dari jubir partai," ujar Agus.

Wakil Ketua DPR ini menjelaskan, sanksi yang diberikan Komwas untuk Ruhut itu sudah disampaikan kepada Dewan Kehormatan Partai Demokrat untuk diproses lebih lanjut.

"Dewan Kehormatan Partai Demokrat sampai hari ini masih terus bersidang. Pak Ruhut dipanggil oleh Dewan Kehormatan untuk mempertanggungjawabkan dan mengklarifikasi apa yang telah disampaikan Pak Ruhut," tandas Agus.


Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Agus Hermanto mengungkap Komisi Pengawas (komwas) partainya telah memberikan sanksi berat kepada Ruhut Sitompul. Sanksi berat diberikan lantaran Ruhut dua kali mangkir dalam pemanggilan.

Menanggapi hal tersebut, Ruhut Sitompul justru mencibir Agus Hermanto.

"Dia itu siapa? Jangan bikin kodok tertawa termehek-mehek," kata Ruhut saat dihubungi di Jakarta.

Dia mengaku akan menerima sanksi apapun yang diputuskan oleh Komisi Pengawas dan Dewan Kehormatan Partai Demokrat. Namun, Agus Hermanto tidak berhak mengeluarkan pernyataan tersebut.

"Karena itu, siapa dia ngasih komentar? Bilang saja Agus otaknya jangan kayak kodok. Gitu aja kok susah-susah," tandas Ruhut.

Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Agus Hermanto mengatakan, Komisi Pengawas (Komwas) partainya telah memberikan sanksi berat kepada Ruhut Sitompul lantaran dua kali mangkir dalam pemanggilan.

"Komwas berproses, akhirnya diputuskan bahwa Komwas memutuskan Pak Ruhut dikenakan sanksi berat," kata Agus di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa.

Namun, dia belum memastikan sanksi berat untuk Ruhut dari Komwas Demokrat, apakah itu berupa pemecatan sebagai kader Partai Demokrat atau yang lain.

Sumber: www.beritahangat5.com

reff : http://www.beritahangat5.com/2016/10/sanksi-berat-untuk-ruhut-sitompul.html


Related video : Sanksi Berat untuk Ruhut Sitompul Dijatuhkan Partai Demokrat


Pasangan Calon Peserta Pilkada DKI Jakarta Diumumkan KPUD Hari ini

Pasangan Calon Peserta Pilkada DKI Jakarta Diumumkan KPUD Hari ini

http://sakuratoto2.com/home/register/65873687040

BERITAHANGAT5 - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi DKI akan menetapkan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur peserta Pilkada Serentak 2017 yang lolos tahap verifikasi. Rencananya, penetapan para kandidat akan diumumkan pada sore nanti.

Setelah pengumuman, KPU Jakarta bakal menggelar pengundian nomor urut dan deklarasi kampanye damai Pilkada DKI 2017 pada 25 dan 29 Oktober 2016.

"KPU menetapkan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur DKI periode 2017-2022 pada 24 Oktober, kemudian nomor urut 25 Oktober, dan deklarasi kampanye damai 29 Oktober mendatang," kata Ketua KPU DKI Jakarta Sumarno dalam jumpa pers di KPU DKI, Salemba, Jakarta Pusat, Jumat, 21 Oktober 2016.

Adapun penetapan tiga pasangan calon gubernur DKI akan dihelat di Balai Sudirman, Jakarta Selatan, pada Senin sore nanti pukul 16.00 WIB.

"Pada acara tersebut, KPU hanya akan mengundang ketiga bakal pasangan calon beserta perwakilan partai pendukung," ujar dia.

Sumarno melanjutkan, pengundian nomor urut akan digelar di Kemayoran, Jakarta Pusat, pada 25 Oktober 2016 pukul 18.00 WIB.

"Masing-masing calon diberi kesempatan hadir bersama tim kampanye dan pendukung. Jumlahnya ditentukan 200 orang per pasangan calon yang disesuaikan dengan kapasitas gedung dan konsumsi peserta," dia menambahkan.

KPU Jakarta berharap, para pasangan calon dan tim pendukung bersama-sama bisa mengawal deklarasi damai Pilkada DKI 2017 yang berlangsung pada Sabtu 29 Oktober 2016 di Silang Barat Monas.

"Acara akan dimulai pukul 07.00 WIB dihadiri ketiga pasangan calon beserta partai politik, tim kampanye dan pendukung. Tiap pasangan calon dibolehkan membawa tim pendukung 300 orang," Sumarno menjelaskan.

Nomor Urut Tak Bisa Dipesan


Ketua KPU Provinsi DKI Jakarta Sumarno menegaskan nomor urut pasangan calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta tidak bisa dipesan. Ia pun mengingatkan para tim sukses (timses) bakal pasangan calon peserta Pilkada DKI Jakarta 2017 untuk tidak melobi guna mendapatkan nomor urut yang diinginkan.

"Jadi kalau misalnya ketiga bakal pasangan calon ini memenuhi syarat brarti akan ada nomor satu, dua, dan tiga. Nah ini tidak bisa dipesan kepada KPU, kemudian tidak bisa melakukan lobi pada KPU," ucap Sumarno saat peresmian saluran Pilkada DKI di kawasan SCBD, Jakarta, Jumat malam, 21 Oktober 2016.

Sumarno menegaskan, penetapan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta akan berlangsung pada 24 Oktober 2016 mendatang. Bila nantinya tiga bakal pasangan calon dinyatakan lolos, maka pembagian nomor urut akan digelar keesokan harinya, yakni pada 25 Oktober 2016.

"Nanti kita akan undi secara fair. Siapa yang berhak mendapatkan nomor urut satu, dua, dan tiga. Semua nomor itu baik, dan berpotensi untuk menang di antara para calon yang ada," Ketua KPU DKI Jakarta memaparkan.

Harus Siap Menang, Siap Kalah

Selain itu, Sumarno meminta para pasangan calon gubernur dan wakil gubernur menerima apa pun hasil Pilkada 2017 mendatang. Untuk itu, setelah KPU DKI mengumumkan masa kampanye, para pasangan calon peserta Pilkada Jakarta akan diajak menandatangani sebuah prasasti.

"Oleh karena itu, kami ingin mengawali masa kampanye pada 29 Oktober 2016 dengan melakukan deklarasi kampanye damai. Ini ditandai dengan penandatanganan prasasti yang menyatakan siap menang, siap kalah," ucap Sumarno saat peresmian saluran Pilkada DKI di kawasan SCBD, Jakarta, Jumat malam, 21 Oktober 2016.

Sumarno menjelaskan pula, nantinya akan ada ketentuan yang harus dipatuhi tim pemenangan pasangan calon selama masa kampanye berlangsung. Namun, ia belum mau mengungkapkan sejumlah peraturan itu. Sebab, masa kampanye baru akan diberikan oleh KPU DKI Jakarta pada 28 Oktober 2016 mendatang.

Yang pasti, Sumarno berharap para pasangan calon yang bertarung dalam Pilkada DKI dapat menampilkan gagasan dan programnya. Bukan saling menyerang pasangan calon lainnya.

"Sehingga kemudian siapa pun nanti yang terpilih itu bisa merealisasikan program-programnya untuk menyejahterakan warga Jakarta," Ketua KPU DKI Jakarta memungkasi.

Terdapat tiga pasangan bakal calon gubernur dan wakil gubernur yang mendaftar ke KPU DKI Jakarta. Yakni, Basuki Tjahaja Purnama dan Djarot Saiful Hidayat (Ahok-Djarot) yang diusung PDIP, Partai Nasdem, Partai Golkar, dan Partai Hanura.

Selanjutnya, Agus Harimurti Yudhoyono dan Sylviana Murni (Agus-Sylvi) yang didukung Partai Demokrat, PPP, PKB, dan PAN. Serta, pasangan Anies Baswedan dan Sandiaga Uno (Anies-Sandi) yang disokong Partai Gerindra dan PKS.

Adapun pilkada serentak akan dilaksanakan pada 15 Februari 2017 di seluruh Indonesia yang diselenggarakan di 101 daerah.

Sumber: www.beritahangat5.com

reff : http://www.beritahangat5.com/2016/10/pasangan-calon-peserta-pilkada-dki.html


Related video : Pasangan Calon Peserta Pilkada DKI Jakarta Diumumkan KPUD Hari ini


Viral FB! Utang Janji Mulyono Pada Anak Di Lunaskan oleh Ahok di Pernikahan Warga Jabar

Viral FB! Utang Janji Mulyono Pada Anak Di Lunaskan oleh Ahok di Pernikahan Warga Jabar

Beritahangat5 - Viral FB! Utang Janji Mulyono Pada Anak Di Lunaskan oleh Ahok di Pernikahan Warga Jabar

Beritahangat5, DEPOK - Kisah Mulyono beredar dengan sangat cepat di Fb. Ia berhasil menepati janji utk hadirkan Ahok di pernikahan anaknya, Sabtu (3/10/2016).

Kisah ini menjadi viral di Facebook macam mana pusingnya orang tua yg mau bahagiakan anaknya.

Ia pusing sebab bukan KTP Jakarta melainkan Depok Jawa Barat.

Namun permintaan anaknya mesti dia upayakan.

Seperti ini status Mulyono

"Anak gw mao nikah tanggal 1 Oktober 2016."

"Minta kado dari gw cuman "ahok datang kepernikahannye"

"Gw bilang," Ayah bukan Allah. Bukan Tuhan. Jadi ayah cuman mengupayakan dgn cara Ngundang Ahok"

"Dia bilang "Gpp....yang paling penting ayah bisa buktiin. Kasih undangan langsung ke Tangan Pak Ahok"

"Yahhh..."

"Pagi pagi cepat gw ke Balaikota kasih undangan."

"Mudah mudahan Ahok ade waktu untuk dateng ke DEPOK."

"Aamiiinnn...."

"Hehehe."

Dan akhirnya Mulyono sukses wujudkan kemauan anaknya Ahok untuk menghadiri acara pernikahan anak Mulyono sesudah upacara Hari Kesaktian Pancasila.

Keberhasilan Mulyono diupload oleh akun Facebook bernama Mohamad Guntur Romli.

"Namanya orangtua mau bahagiakan anak, si anak nikah minta kado: "Ahok datang", Si Ortu sampe pusing: "keluarganya bukan KTP DKI, tetapi Depok"."

"Tapi lantaran permintaan anak, bertolak aja ke Balai Kota, antar undangan sekalian dapat selfie sama Ahok. Ini 26 September."

"1 Oktober, sesudah ikut Upacara Kesaktian Pancasila, di Lubang Buaya, Ahok meluncur ke Sawangan."

"Hadir di program Pernikahan anak Pak Mulyono. Kehadiran Ahok menunaikan janji orang tua ke anaknya, Ahok membayar hutang janji Pak Mulyono ke anaknya, & barangkali dapat menjadi kado paling indah dalam hidupnya."

"Semoga jadi pasangan yg sakinah, penuh mawaddah & rahmah. Barakallahu lakuma, wa jama'a kuma fi khair... Amiinn.."

Diposting pada Sabtu (01/10/2016) lalu, sampai kabar ini diupload mendapat respon netizen dgn 2 ribu likes, 169 shares & 304 komentar.

Ratusan komentar berisi pujian buat Mulyono yg berjuang demi anak dan juga utk Ahok.

Bandar Togel Terpercaya - www.Sakuratoto.com


Bandar Togel Terpercaya - www.Sakuratoto2.com



reff : http://www.beritahangat5.com/2016/10/viral-fb-utang-janji-mulyono-pada-anak.html


Related video : Viral FB! Utang Janji Mulyono Pada Anak Di Lunaskan oleh Ahok di Pernikahan Warga Jabar


PROMO HADIAH KEJUTAN ACAK SAKURATOTO

PROMO HADIAH KEJUTAN ACAK

PROMO HADIAH KEJUTAN ACAK SAKURATOTO

ADAPUN SYARAT DAN KETENTUAN SEBAGAI BERIKUT :

1. Hadiah Kejutan Acak dimulai dari tanggal 21 Oktober 2016 sampai pengumuman selanjutnya.

2. Berlaku untuk member Baru dan Lama yang selalu melakukan Login kedalam Website Kami minimal lima kali dalam seminggu.

3. Melakukan deposit minimal Rp 50.000 selama login.

4. Hadiah Kejutan Acak yang diberikan mulai dari Rp 50.000 hingga Rp 88.000.000 sesuai dengan kebijakan Management SAKURATOTO 1 dan SAKURATOTO2

5. Harap selalu mengecek memo begitu login kedalam Admin Totokita karna Hadiah akan langsung di witdraw ke user ID member SAKURATOTO 1 dan SAKURATOTO2

6. Member yang sudah mendapatkan Hadiah Kejutan Acak Persembahan Sakuratoto wajib men-shared dan berkomentar di Grup SAKURATOTO 1 dan SAKURATOTO2

KLIK GAMBAR DI BAWAH UNTUK JOIN SAKURATOTO1 GRUP

KLIK GAMBAR DI BAWAH UNTUK JOIN SAKURATOTO2 GRUP

7. Member wajib membalas memo jika telah menerima hadiah dariSAKURATOTO 1 dan SAKURATOTO2untuk informasi selanjutnya.

8. Dengan mengikuti syarat dan ketentuan diatas maka member berkesempatan untuk mendapatkan Hadiah Kejutan Acak Hingga Rp 88.000.000 PersembahanSAKURATOTO 1 dan SAKURATOTO2pada kesempatan berikutnya.

Jika Ingin mengikuti Promo yang Heboh ini, tetapi belum mempunyai akun di Sakuratoto.com ataupun Sakuratoto2.com , Bisa langsung daftar sekarang juga. Pendaftaran Gratis dan tidak di kenakan biaya apapun. Terima kasih.

Pendaftaran Resmi Sakuratoto1 dan Sakuratoto2 bisa di klik gambar di bawah ini :

Pendaftaran Sakuratoto.com : KLIK DISINI
Atau juga bisa klik gambar di bawah ini :



Pendaftaran Sakuratoto2.com : KLIK DISINI
Atau juga bisa klik gambar di bawah ini :

SUPPORT BY : WWW.SAKURATOTO.COM & WWW.SAKURATOTO2.COM


reff : http://www.beritahangat5.com/2016/10/promo-hadiah-kejutan-acak-sakuratoto.html


Related video : PROMO HADIAH KEJUTAN ACAK SAKURATOTO


Ahok Berterima Kasih Kepada Ruhut Sitompul & Hayono Isman

www.sakuratoto.com - www.ligaasia.com - www.luwakpoker.com - www.sakuratoto2.com

BeritaHangat5 - Bakal calon gubernur petahana DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, berterima kasih atas dukungan yang diberikan dua kader Partai Demokrat, Ruhut Sitompul dan Hayono Isman, pada dia.

Ahok menilai dukungan tersebut ialah hak tiap individu.

"Ya aku makasih saja, bebas kok. Alam demokrasi seluruhnya orang bebas," ucap Ahok, di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (26/9/2016).

Ruhut & Hayono menyebut dukungan untuk Ahok-Djarot terhadap Pilkada DKI 2017.

Padahal, Demokrat mengusung calon lain, adalah Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni.

Agus adalah putra Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono.

Akibat sikapnya ini, Ruhut & Hayono terancam mendapat sanksi dari partainya.

"Memang kebiasaan politiknya mesti demikian. Seluruh kader Partai Demokrat mesti beri dukungan Agus-Sylvi," kata Wakil Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Sjarifuddin Hasan, di Jakarta, Pekan (25/9/2016).

AGENT ONLINE TERBAIK & TERPERCAYA..!!




reff : http://www.beritahangat5.com/2016/09/ahok-berterima-kasih-kepada-ruhut.html


Related video : Ahok Berterima Kasih Kepada Ruhut Sitompul & Hayono Isman


Heboh!! Nenek 71 Jadi Taklukan Pria 32 Tahun Hingga Tak Berdaya

Heboh!! Nenek 71 Jadi Taklukan Pria 32 Tahun Hingga Tak Berdaya



Berita Crot - meskipun telah lanjut usia, keberanian Sri Denim menghadapI penjahat tidak bisa dilihat sebelah mata. seseorang pencuri ambruk di tangannya.
Warga dusun Ngadipuro, Desa Sumberjo, Kecamatan Sanan Kulon, Kabupaten Blitar, berusia 71 thn ini sempat meladeni perlawan pria hingga terjengkang.
Pencuri bernama Putra Sanjaya (32), warga Kelurahan Jati Turi, Kecamatan Sukorejo, Kota Blitar, pun babak belur. selanjutnya, Putra dikeler ke Polsek Sanan Kulon.
"Dia kini pun kami periksa dan belum mengakui perbuatannya," kata Kapolsek Sanan Kulon, AKP Durrahman, kepada surya, Jumat (28/10/2016).
Bermula ketika pelaku datang ke rumah korban mengendari motor Honda Beat tabok 11.00 WIB. dirinya memarkirkan motornya di depan toko korban, sekalian rumahnya.
Melihat toko sepi, Putra menyamar masuk dan serta-merta menuju laci berisi duit rp 3,5 juta. ketika membuka laci Sumartono (42), menantu korban memergoki Putra.
Tanpa basa-basi Sumarsono langsung menanyakan tujuan pria aneh yg dihadapinya. Namun, laki laki tersebut mengupayakan kabur sehingga dirinya meneriakinya maling.
"Saat itu aku lagi menonton televisi di area bersebelahan dengan toko. Mendengar menantu aku berteriak maling-maling, aku serentak ke luar, papar nenek Sri.
Saat korban ke luar, tersangka kabur menuju motornya. disaat akan tancap gas, nenek Sri dgn serentak mencabut kontak motor pelaku.
Akibatnya, tersangka tidak bisa kabur dan mengupayakan merebut kunci motor yg dikuasai nenek Sri.
"Saya pertahankan hingga aku terjatuh sebab tersangka menyerang aku. berbetulan itu aku berteriak maling-maling dan masyarakat berdatangan, maka tersangka tidak berkutik," cerita nenek Sri.
Hingga sekarang tersangka lagi diperiksa di Polsek Sanan Kulon. Pengakuannya mencla-mencle maka membuat pemeriksa lagi menginterogasinya.
Putra mengaku hendak membayar tabung gas, namun dirinya tidak mengambil tabung gas. Sementara, rumah pelaku dan rumah korban cukup jauh.






reff : http://www.beritahangat5.com/2016/10/heboh-nenek-71-jadi-taklukan-pria-32.html


Related video : Heboh!! Nenek 71 Jadi Taklukan Pria 32 Tahun Hingga Tak Berdaya


 
biz.