Tuesday, November 24, 2015

Buta dan Ditinggal Orangtua, Slamet Tetap Gigih Berjuang untuk Sekolah

Keterbatasan fisik berupa kebutaan sejak lahir hingga ditinggalkan oleh orangtuanya tak menyurutkan niat Slamet (16) untuk terus sekolah.
Remaja asli Muntilan ini pun tinggal di ruang Pramuka di SMP 2 Sewon Bantul karena tidak mempunyai tempat tinggal.
Baginya, pendidikan merupakan sebuah kebutuhan, apalagi untuk mencapai cita-citanya menjadi seorang penulis.
Sebab, menurut dia, hanya ilmu pengetahuan serta perilaku baik yang mampu melengkapi kekurangan fisik.
"Belajar itu kebutuhan bagi manusia untuk maju ke depan. Saya yang memiliki kekurangan harus mempunyai ilmu pengetahuan mumpuni untuk melengkapi," kata Slamet saat ditemui, Selasa (12/05/2015) siang.
Slamet menuturkan, sejak 2011, ia sudah berada di Yogyakarta dan bersekolah di Yayasan Kesejahteraan Tunanetra Islam di Danunegaran.

Selama dua tahun berjalan, ia masih dikirimi uang oleh kedua orangtuanya yang berada di Klaten untuk bayar sekolah dan asrama.
Tahun 2013 menjadi puncak ujian kehidupan Slamet sebab kedua orangtuanya tak kunjung mengirim uang dan tak ada kabar. (tribunnews)


reff : http://www.kepo.ga/2015/05/buta-dan-ditinggal-orangtua-slamet.html


Related video : Buta dan Ditinggal Orangtua, Slamet Tetap Gigih Berjuang untuk Sekolah


Eris WiFi

Author & Editor

Has laoreet percipitur ad. Vide interesset in mei, no his legimus verterem. Et nostrum imperdiet appellantur usu, mnesarchum referrentur id vim.

0 comments:

Post a Comment

 
biz.